Senin, 02 November 2015

[BLOGTOUR] Review Buku: P.S. I Still Love You by Jenny Han



P.S. I Still Love You
by Jenny Han
Penerbit Spring
Penerjemah by Airien Kusumawardani
Cetakan ke-1; September 2015; 356 hlm
Rate 5 of 5

Lara Jean tidak mengira akan benar-benar jatuh cinta pada Peter.
Dia dan Peter tadinya hanya berpura-pura. Tapi tiba-tiba saja mereka tidak lagi pura-pura. Sekarang, Lara Jean tambah bingung dengan perasaanya dan juga dengan situasi yang dia hadapi.
Saat seorang pemuda dari masa lalunya tiba-tiba kembali ke dalam kehidupannya, percikan yang pernah ia rasakan pun kembali. Bisakah seorang gadis jatuh cinta pada dua pemuda sekaligus?
Buku ini adalah sekuel dari To All the Boys I’ve Loved Before, tempat kita bisa merasakan cinta pertama lewat Lara Jean.
Cinta tidak pernah mudah, tapi mungkin itulah yang membuatnya luar biasa.
Lara Jean bingung ingin menyerahkan surat cintanya kepada Peter atau tidak. Kenangan mereka saat menjadi kekasih pura-pura rupanya telah meninggalkan bekas dihati keduanya.
Bagaimana dia tersenyum nakal saat memanggil namaku dan bagaimana setiap kali dia ada didekatku, aku kadang-kadang lupa bernafas. hal 9
Setelah pengusiran dari rumah beberapa waktu lalu mereka sama sekali tidak berkomunikasi. Dan tibalah saatnya, di malam tahun baru Lara Jeanatas desakan Margot untuk menyerahkan surat cinta itu, dibantu oleh Kitty sebagai penyemangatnya membuat Lara Jean bersemangat. Tapi sayangnya, ketika sampai di rumah Peter, laki-laki itu malah bersikap acuh pada Lara Jean.
 “Itu namanya jual mahal! Aku menunggu-nunggu kau menelponku, dasar bodoh. Sudah enam hari sejak kejadian itu.” hal 22
Lara Jean dan Peter membangun kembali hubungan itu. Memulai apa yang sudah mereka lalui dulu. Banyak yang mendukung hubungan itu, termasuk Kitty yang sangat menyukai Peter. 
Bagaimana aku bisa berhati-hati kalau aku sudah sangat menyukai Peter? hal 35
“Rasanya seolah kita melakukan semuanya dengan urutan yang salah dan ini menyenangkan.” hal 45
Awal yang indah memang bagi Lara Jean, tapi ketika ia menonton video “hot”-nya bersama Peter saat berwisata di pemandian air panas─yang ternyata telah menyebar luas tidak ada kata baik-baik saja bagi Lara Jean. Video itu terlihat seakan-akan Lara Jean sedang berhubungan badan dengan Peter. Lara Jean curiga bahwa Genevievemantan Peter lah yang melakukan itu semua.
“Untuk seseorang yang belum pernah punya pacar sebelumnya, kau benar-benar tahu cara mengendalikan cowok.” hal 174
Dan masalah pun di mulai.
Kau tidak bisa dekat dengan seseorang, tidak sepenuhnya, dengan rahasia di antara kalian berdua. hal 32
Lara Jean yakin Genevieve lah pelakunya, dan Peter membelanya. Tidak sampai disitu, kedekatan Peter dengan Genevieve membuat Lara Jean panas dingin menghadapi situasi hubungan mereka. Peter sering SMS-an dengan Genevieve dan mereka masih sering bertemu dengan sepengetahuan Lara Jean maupun tidak. Dan Genevieve muncul di pesta Kapsul Waktu bersama Peter, padahal Lara Jean tidak mengundangnya. Untungnya Lara Jean memiliki pengalihan dengan bekerja di Panti Jompo tempat Margot pernah bekerja.

John Ambrose McClaren, salah satu cowok yang mendapatkan surat cinta Lara Jean, kembali ke kehidupan Lara Jean. Sikap dan perilaku John sangat memikat dimata Lara Jean. Tanpa sadar, Lara Jean mulai dekat dengan John, tapi hanya sebatas sahabat.
“Berhenti senyum-senyum,” perintah Kitty. “Kau sudah punya dua pacar. Kau tidak butuh dua pacar.” hal 187
Puncak kesabaran Lara Jean menghadapi Peter adalah ketika ia berniat memberi kejutan pada Peter saat pertandingan lacrosse. Lara Jean mencari-cari Peter di lapangan dan tidak menemukan laki-laki itu dimana pun. Firasatnya menyuruh ia pergi ke rumah Peter dan disitulah ia melihat kenyataan yang menyakitkan.
Aku tidak menjawab. Kalau aku membuka mulut, aku pasti menangis. hal 253
Peter sedang memeluk Genevieve di depan rumahnya.
“Aku berharap kita tidak pernah memulai semua ini.” hal 258
Dan semenjak itu hubungannya dengan Peter tidak pernah membaik, di perparah Lara Jean mulai menyukai John yang mengisi hatinya yang terluka. Sebuah ciuman yang mendarat di bibir Lara Jean membuat ia goyah menyerahkan cintanya pada John.
“Tidak seorang pun  bisa menyukai siapapun dengan kadar yang sama persis.” hal 110
***

Uaaahh selesai juga baca novel keren satu ini ^^ novel yang mengajak kita untuk mengenal sejauh apa cinta pertama Lara Jean.

Walaupun novel ini merupakan sekuel dari To All the Boys I’ve Loved Before tapi disini kita akan disajikan konflik yang berbeda dari novel sebelumnya. Novel ini hanya memperjelas status Lara Jean-Peter yang sempat menggantung di novel sebelumnya. Jadi bagi yang ketinggalkan baca novel pertamanya, gak usah khawatir bakal “buta” sama alur ceritanya. Bahkan Josh yang dulu pernah ditaksir Lara Jean, tidak mendapat porsi yang special di novel ini.

Cerita Lara Jean kali ini, bagaimana ia resmi jadian dengan Peter dan masalah yang harus di hadapi. Video hot mereka dan belum lagi Genevieve-Peter menjadi dekat dan menyimpan suatu rahasia di belakang Lara Jean. Salut sih sama keteguhan Lara Jean yang berusaha mati-matian mempercayai Peter untuk menghindari keributan, sampai puncak kesabaran Lara Jean ketika Peter memeluk Genevieve. Dan menurut aku, apapun alasan Peter, hal itu memang keterlaluan. Lalu sang pangeran penyelamat John pun hadir tepat waktu, menawarkan persahabatan yang membuat hati Lara Jean menghangat. Apalagi pas adegan main salju itu, ya ampyyuunn meleleh kayak mentega terkena panas ^^

Adegan cemburu Peter yang paling aku suka itu, ketika Lara Jean-John bertemu Peter-Genevieve di Panti Jompo tempat Lara Jean mengadakan pesta bulanan. Lara Jean-John tampak menawan dengan pakaian yang mereka kenakan, sedangkan Peter-Genevieve hanya tampil seadanya. Aku berharap sih Genevieve bakal tampil menawan dengan kostum yang seksi seperti kostum Catwoman yang ia kenakan pada pesta hallowen beberapa waktu lalu. Maksudnya biar Lara Jean tambah cemburu juga hehe *ketawa lucifer

Banyak hal yang aku suka dari novel ini. Ulah Kitty yang menggemaskan, keakraban Lara Jean dengan penghuni Panti Jompo, terutama Stormy dan Alicia, serta usahanya untuk memeriahkan pesta bulanan di Panti tersebut. Lalu Peter yang kadang-kadang cemburu dan sikap jantan John yang bikin hati meleleh. Sebenarnya kisah persahabatan Genevieve-Lara Jean bisa aku masukan dalam hal yang aku suka, Cuma entah kenapa mengetahui fakta di balik itu membuat aku ikut menyalahkan Lara Jean.

Intinya, cerita ini benar-benar romantis dengan caranya sendiri, dan ciuman panjang antara Lara Jean-Peter menjadi bumbu pelengkap kisah manis mereka.Cuma sudut pandang aku sebagai emak muda yang udah punya anak *Ngerasa tua banget haha* aku akan ngebatasi usia remaja yang membaca buku ini. Mungkin diberi ranting ada bagusnya juga kali yah ... Lebih bagus lagi rantingnya ditaruh di cover depan, jadi para orang tua bisa mengontrol seberapa remaja untuk boleh membaca novel YoungAdult tersebut. Soalnya ada beberapa bagian dari percakapan yang mendiskusikan kapan harus berhubungan badan. Seolah-olah percakapan itu hanya sekedar percakapan untuk memilih pakaian yang harus di gunakan.

OMG ... mereka masih remaja belasan tahun dan ngebahas berhubungan badan? Kalau diingat-ingat, aku masih berkutat dengan komik detektif conan waktu umur 16 tahun .... Yang pasti, anak SMP aku larang keras baca novel ini.

Secara keseluruhan, aku sangat menikmati membaca buku ini. Konflik yang mendebarkan, dan penyelesaian serta ending yang *ehem* diakhiri dengan Lara Jean-Peter di rumah pohon. Tapi aku sedih John gak dapat jodoh disini, padahal dia favorit aku hehe
“Lara Jean, menurutku kau setengah jatuh cinta dengan semua orang yang kau temui. Itu bagian dari pesonamu. Kau jatuh cinta dengan cinta.” hal 323

G+

33 komentar:

  1. halo kakak ^^
    twitt kakak yang berisi GA novel ini lewat di timeline, awalnya ga ada niatan buat ikut GA nya karena aku bukan tipe yang suka ikut-ikutan GA hehe (sering pesimis ga bakal menang, jdi males ikut)
    tapi karena penasaran jadi coba baca, dan.. ekspektasi aku berubah setelah membaca review tentang novel ini, kesannya menarik dan buat aku jadi pengen punya dan baca novelnya.. aku yg biasanya males ikut2 GA sampe jadi tergoda untuk ikutan GA

    kebanyakan novel2 yang pernah masuk list "pengen aku beli" jadi berubah "ga jadi beli" setelah baca sinopsisnya, hbis bca sinopsis sama reviewnya jdi ngerasa kok plotnya biasa aja, konfliknya biasa, ga jdi beli deh, mending baca ff aja yang gratisan terus lebih keren dan lebih berani ngangkat topik yang jarang kita temuin di novel.

    tapi ini beda, setelah baca review nya aku jadi penasaran dengan karakter si lara, penasaran dengan kisahnya.. dan gaya bahasa si penulis yang oke jadi buat aku semakin suka (aku orang yang sangat menilai gaya bahasa author) ada banyak plot cerita yg murahan tapi gaya bahasa yg bikin jatuh cinta bsa mengubah segalanya.. yg cerita simple tapi bisa bikin reader nangis tersedu setelah membaca atau bahkan terbayang2 sampai satu minggu setelahnya..

    BalasHapus
  2. Waaaaaaah... makin greget liat bintangnya ada limaaaaa. Review-nya berbeda nih dari yang sudah-sudah, yang dibahas lebih banyak dan lebih detail, jadi lebih penasaran. Apa lagi baca yang Lara Jean melihat adegan Peter pelukan sama Genevieve, wah kalau aku jadi Lara Jean udah meradang, tak datengin terus tak tampar Genevieve + Peter-nya *sambil nangis kejer*, terus nangis berbulan-bulan. :D Jadi gak pesimis juga nih meski belum baca sekuel pertamanya, tapi Kakak bilang nggak usah khawatir, gak akan buta dengan alurnya, jadi lumayan tenang setelah tau ini. Mungkin akan kurang greget aja kali ya. Ehm, yang masih SMP sebaiknya gak baca ya? Ah, untung umurku udah masuk Young Adult nih, 18+1 :D, berarti gakpapa kalau dibaca sama aku dong hihi. :D

    BalasHapus
  3. Nggak tau mau komen apa. menurutku review ini udah cukup jelas, bisa menggambarkan permasalahan apa yg dialami tokoh. Tapi aku jadi ingat, sepertinya belum ada yang menggambarkan lebih banyak kekurangan novel ini (selain cerita yang "gituan"), atau memang udah bagus banget hingga kekurangan itu tertutupi oleh banyak kelebihannya?

    Aku sih udah SMA jadi kayaknya nggak masalah kalau baca cerita yang bersifat dewasa seperti itu, asalkan porsinya dikit :D
    Dan dari review kakak, sepertinya nggak apa-apa kalau aku baca seri kedua sebelum baca seri pertamanya.
    Semua review para host blogtour ini bikin aku jadi tambah pengta (pengen tau) gimana sikap Jean menghadapi permasalahannya, soalnya ini kan masalah para remaja banget, bisa nambahin pengetahuan untuk nyelesaiin masalah dengan bijak.

    Ya, aku cukup mikir-mikir lagi soal cerita yg YA banget itu. Semoga nggak berdampak buruk terhadapku tapi malah memberikanku pembelajaran. #ceileh

    BalasHapus
  4. Justru daya tarikku terhadap novel ini semakin besar pas mengetahui reviewer memberi 5 bintang. Jadi penasaran, apaka memang sebaik itu? Sebenarnya novel ini juga salah satu wishlistku. Tergiur dengan kisah cinta Lara Jean yang menurutku terjebak dalam cinta segitiga. Ingin tahu sekali bagaimana Jean menghadapi itu semua... Belum lagi dengan video ciuman itu... waaww akan seperti apa? penasarannnn ^_^

    BalasHapus
  5. Aku suka, ceritanya cukup komplek dan lima bintang itu yang bikin berkedip-kedip. Penasaran, akhirnya Lara Jean memilih siapa... :)

    BalasHapus
  6. Semakin penasaran dengan John Ambrose, Terus Peter sama Genevieve. Hihihihih
    Revienya cukup membuat untuk baca cerita lengkapnya. Hihihih

    BalasHapus
  7. Sebenarnya novel To All The Boys I Loved Before sama sequelnya ini 'Ps. I Still Love You' udah masuk di wishlist novel saya *tapi sampe sekarang belum punya T_T*
    Dari baca judul & sinopsisnya saja sudah buat tertarik. Yah, walaupun ceritanya mainstream banget sih, tapi cerita kayak ginian tetap menarik baut di baca hihi
    Tambahan lagi, saya belum pernah baca terbitan Spring si sepupunya Haru ini T_T
    Btw, saya udah otw 19 tahun loh kak hehehe
    Kalo cerita tentang 'ehm' itu sudah banyak kok di novel Haru. Udah baca Explicit Love Story & After D-100 belum kak? Nah, disitu lebih 'parah' ><
    Oh, iya saya kurang suka covernya_- entah kenapa yah cover novel berwujud manusia (?) Kayak gitu, nggak sreg buat saya.
    Btw, saya baru tau kalo cerita sebelumnya alurnya beda dari sequelnya ini. Karena kebanyakan yg blg novel pertamanya itu 'gantung banget' hihi

    BalasHapus
  8. "Cinta tidak pernah mudah, tapi mungkin itulah yang membuatnya luar biasa."

    entah mengapa quotes yang satu ini begitu menarik perhatian.. ngena banget gitu ya.
    Dari review nya udah ketauan banget ini novel bakalan bikin baper.

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. seharusnya klo kita udah komit menjalin hubungan dengan orang yang baru, masa lalu ya dilupain donk. klo kata inul nih ya "masa lalu biarlah masa lalu, jangan kau ungkit jangan ingatkan aku. masa lalu biarlah masa lalu, sungguh hatiku tetap cemburu". eeaaa *sambil goyang kayang*

    Terima kasih mbak reviewnya ^^

    BalasHapus
  11. doh baca reviewnya aku kok sebel ya sama Peter. harusnya jaga jarak dong sama mantan. mau gimana pun, dia kan udah punya Lara Jean. harusnya dia menghargai Lara Jean dengan gak berhubungan dekat sama Genevieve -_-
    halah, jadi greget sendiri wkwkwk. pengin baca langsung deh biar makin greget pengin nampol Peter xDD

    BalasHapus
  12. Jatuh cinta dengan dua orang sekaligus. Ah, menarik. Memang terkadang hal seperti itu terjadi sih, tapi pasti salah satunya tidak akan selama yang lain atau dalam artian kadarnya berbeda. memang kalau membicarakan cinta pertama itu selalu seru, sama kaya ceritanya Lara Jean ini. Dia imut banget kisah cintanya, sukaaa >_<

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. baca dari review aja pasti ceritanya bagus
    berawal dari pura-pura pacaran terus jadian beneran *eaaa*
    itu sih nenek lampir *Genevieve* jadi PHO ya? ga tau malu juga mantan udah punya pacar juga masih aja dideketin
    Lara yang yang strong ya, kalo Peter jodoh kamu pasti dia bakal balik ke kamu kok :D

    terus kalo masalah jatuh cinta sama dua orang sekaligus itu kayaknya agak gimana yah, mungin salah satu aja kali yah.

    BalasHapus
  15. Nice plot. Maksudku pada review-nya. Cukup detil menjelaskan jalan cerita plus adegannya tapi tidak sampai spoiler. Tapi, kalau boleh saran nih, baiknya supaya penjabarannya agak di-rem. Soalnya di review sebelumnya aku nggak mendapat informasi ceritanya sebanyak di review ini. Nantinya malah nggak banyak dapat suprise lagi. Hehehe.

    Kelebihan dan kekurangan buku ini juga sudah cukup ditonjolkan beserta watak dari tokoh-tokohnya. Ditambah penyelipan beberapa quote(s) yang sejalan dengan alur review-nya.

    Saya sependapat dengan reviewer, bahwa buku ini seharusnya dikasih label batasan umur untuk pembacanya. Menurut Mbak, baiknya minimal unur berapa? Aku menduga bahwa novel PSISLY ini lebih 'hot' daripada TATBILB. Tapi, kalau nggak salah nih, ada lho host blogtour novel ini yang masih SMP. Nah loh! Gimana tuh, Mbak? :D

    BalasHapus
  16. ngebaca review-nya jadi bikin penasaran. Ditambah ini merupakan novel terjemahan, jadi kepengen punya bukunya :"3

    BalasHapus
  17. reviewnya lengkap banget.. ^_^))"> dan kayaknya, novel yang satu ini nggak kalah bikin gregetan dari yang pertama.. apalagi pas konflik antara Lara Jean, Peter, Genevieve, dan datangnya John..

    BalasHapus
  18. Detail dan lengkap review bukunyaa,Jadi pengen tahu kisah lengkapnya konflik diantara tokohnya cukup kompleks sepertinya tapi itu yang bakalan bikin seru deh ...

    Kalau untuk masalah kontent nya ada yang percakapan terlalu vulgar yah , itu karena budaya kita sama si penulis kan beda ya .. jadi yah , solusinya emang kalau novel terjemahan dikasih batasan usia aja :)

    BalasHapus
  19. Aduh... reviewnya bikin penasaran sama bukunya. Penjelasannya detail banget. Jadi greget deh.

    BalasHapus
  20. Reveiwnya lengkap dan membuat penasaran. ^_^ Ah, cinta itu memang seperti permen *N**O2 manis asem asin ramai deh rasanya

    BalasHapus
  21. Membaca review-nya serasa de javu dengan cerita ini. ^_^ Entah dimana, tapi aku rasa akan menyukai alur ceritanya, meski hanya membaca sekilas review ini. Cerita cinta memang menarik untuk diikuti, apalagi yang punya alur berliku-liku. Hihi.

    BalasHapus
  22. Review ini lebih detail dari review-review di blog lain, jadi tahu lebih banyak tentang cerita novel ini, dan berasa masuk ke dalam ceritanya, ikut sebel sama sikap Peter yg udah berhubungan sama Lara Jean tapi masih gak mau lepas dari Genevieve, ikutan gemes sama sikap Lara Jean yg masih sabar ngeliat sikap mendua Peter, dan kebawa gondok sama Genevieve yg jadi pengacau! Tapi senang juga karena sikap manis John bisa menghangatkan hati Lara yg lagi galau karena Peter. Duh jadi makin penasaran pengen baca langsung novelnya!
    Untungnya aku udah lewat masa SMP, jadi udah bisa baca novel ini :D

    BalasHapus
  23. Kakak kasih rating 5 tapi ada juga larangan membaca bagi anak SMP. Hehehe Setelah membaca review kakak, aku dapat beberapa hal kak yang menarik buatku :

    1. Tokoh (Lara Jean-Peter-Josh-Genevieve-Kitty-Margot), review kakak sangat detail mengenai karakter setiap tokohnya. Aku jadi baper kak setiap membaca review dari sifat tokoh-tokohnya kak.

    2. Konflik antara tokoh bikin aku geregetan deh sama Lara Jean dan Peter sampai geleng-geleng kepala Peter dan Lara saingan bikin salah satu pasangan saling cemburu.

    3. Alur review kakak runtut banget kak dan tidak ada yang diulas secara berulang-ulang ditunjang dengan quotes-quotes yang pas banget dengan review kakak. Jadi, baper banget kak.

    4. Paling aku suka dari review kakak adalah segi positif dan segi negatif serta larangan untuk anak SMP membaca buku ini karena ada kalimat yang tidak boleh dibaca.

    5. Bahasanya nggak kaku kak dan enak dibaca.

    Fighting terus ya kak reviewnya. Romance is very special :)

    BalasHapus
  24. Aduh aku anak umur 19 tahun tapi berjiwa 10 tahun jadi gregetan sendiri baca peringatannya hihi >.< tapi aku setuju kalo ditiap buku dikasih rating umurnya, masa adekku yg masih sd kemaren mau nyoba" baca novel kakaknya, itu mengerikan *abaikancurhat

    Tapi pengen banget baca novel ini T_T suka banget sama konflik 'young adult'nya. Gak sekedar cinta-cintaan aja, tapi ada unsur keluarga dan teman juga. Ceritanya jadi masuk akal karena hampir semua aspek di lingkungan Lara Jean berpengaruh sama kehidupan dia. Dan lagi pemilihan nama tokohnya jadi keren gitu, semacam bisa menghipnotis ingatan *efeksusahngafalinnamaorang*
    Pokoknya penasaran >.<

    BalasHapus
  25. Wow, membaca review dari kak Neneng ini serasa membaca novelnya langsung!
    Begitu lengkap dan gamblang. Malahan aku merasa bisa menjadi spoiler nih buat yang sudah membaca novel pertamanya, To All The Boys I've Loved Before.
    Terlihat dengan jelas konflik utama yang muncul disini.
    Seru sih, tapi yang aku sayangkan sepertinya tokoh-tokoh lain yang lumayan mendapat porsi banyak di novel pertamanya sepertinya kurang mendapat bagian di novel keduanya ini.
    Kisahnya lebih mengutamakan hubungan Lara Jean dan Peter.
    Tapi buat yang sudah penasaran dengan kelanjutan kisah Lara Jean, rasanya tidak boleh melewatkan novelnya ini.
    Semoga novel ini berhasil meluncur ke tempatku lewat blogtour dan giveaway ini.:)

    BalasHapus
  26. Jadi makin penasaran dengan kisah lara jean ini dan karakter dari lara jean. Penasaran juga dengan akhir kisah cinta lara jean dengan peter itu bagaimana. Pokoknya aku sdh tidak sabar tuk baca bukunya. Semoga beruntung :)

    BalasHapus
  27. banyak yg ngasih review bagus ya buat novel ini, setidaknya rasa gregetan dari novel sebelumnya terbayarkan di sini.

    BalasHapus
  28. Sebelumnya mau blg, untung aku udh 17th jd boleh dong ya baca buku ini hahaha. Sebenernya paling gk kuat kalo disuruh baca review gini bawaannya makin penasaran eh sementara bukunya blm ada digenggaman kan cukup nyebelin dan bikin gregettt ya. Sebenarnya salah satu knp aku suka bgt sama novel ini krn obrolannya kali ya trkdg hal spele bisa menjurus ke yg dewasa bgt hahahha. Agak gk suka muncul tokoh baru John siapa lah itu takutnya dia ngerebut Lara Jean dr Peter. Oh no!!! Jgn sampe. Tp kalau dibayangin lucu jg nih ya kalau ada org yg bisa buat Peter cemburu trs direview atas katanya jg mereka nanti ketemu ber4. Ada sih Gen jg lg ahhh seru abis pastinya. Ngebayanginnya udh ngikik bgt, trkdg kalau baca novel ini ngerasa sm bgt sama Lara Jean eaaaa biasa kisah-kisah anak SMA gmn wkwkk. Tp trkdg mikir jg knp gk seberani Lara Jean ya wkwkk beda kali ya pergaulan diluar sm didalam negeri wkwk. Ohya btw review kakak cukup buat aku semakin penasaran dan greget pastinya hahah. Trs suka jg kakak selalu ksh quote2 yg ada dibuku direview atas. Sudah segitu aja aku komennya heheh. Terimakasih

    BalasHapus
  29. Waah, ratingnya 5 dari 5 bintang. Tapi wajar sih karena banyak yang suka sama novel TATBILB dan nungguin sekuelnya. Dan akhirnya terbayarkan dengan PSISLY ini. Banyak yang gak sabar pwngin tau kisah Lara Jean dan Peter. Review dari pembaca juga kebanyakan positif sehingga aku jadi penasaran pengin segera baca. Apalagi adanya kehadiran John dan Gen buat makin seru nih, jadi tau gimana perasaan Lara dan Peter satu samablain kayak apa.
    Oya, aku juga setuju dengan saran novel young adult ini walaupun mungkin implisit tapi patut dicantumkan biar nggak terlanjur berfantasi liar hehee..

    BalasHapus
  30. Terima kasih untuk resensinya yang cukup lugas dan memuaskan. Uhmmm, I was so surprised karena novel ini dikasih 5 bintang oleh si host. Waw! Ya, aku percaya novel ini memang benar-benar menarik. Tapi sayangnya mungkin karena 5 bintang itu ya jadinya si host excited banget ngeresensinya dan... sorry, to be honest, resensinya jadi agak terlalu detil kalau menurutku. Mustinya ada beberapa bagian atau adegan yang baiknya tetap dirahasiakan saja supaya para pembaca resensi (calon pembaca PSISLY) makin gregetan. Eh, tapi ini cuma saran dariku ya ^^

    Sepertinya Jenny Han lebih memainkan emosi pembaca dengan menghadirkan tokoh-tokoh yang sebelumnya cuma numpang lewat di TATBILB untuk saling mencemburui Lara dan Peter. Dari resensi tersebut, yang bisa kusimpulkan adalah Gen mungkin menjadi si antagonis yang ingin merebut Peter kembali dari Lara, sedangkan John jadi penguji iman dan kekuatan cinta Lara terhadap Peter. Awww, I know this man (John) is special. That sweet guy, I can't wait to meet John very soon! Aha, and I miss Kitty so much! >,<

    Eh, what?! John nggak dapat jodoh di sini?!!!
    Pfffttt~ ya udah, John, siniiih sama aku aja yuk! Aku siap nampung sweet man kayak kamu kok. Huwehehe :p

    BalasHapus
  31. Paling suka dengan novel yang pemeran utamanya itu tersiksa hahaha... Dan di sini Lara Jean merasakan itu, bagaimana rasanya pacarnya yang dia berniat baik-baik menjalani hubungan dari awal lagi justru mengkhianati dia dari belakang. Untung nya Lara punya pengalihan yang bagus untuk semua hal yang dia alami berkat kehadiran Genevieve. Aku pernah membaca tema yang serupa dengan novel PS I Still Love You ini dan bagian yang paling bikin gemes adalah.... bagaimana nantinya Lara melepaskan John jika ia berniat untuk berbalikan dengan Peter, itu yang paling menggemaskan kalau di novel-novel dengan teman seperti ini. Tapi... apa Lara Jean bakalan balik lagi ke Peter? Aaahh pengen baca pengen baca :D

    BalasHapus
  32. Kalu harus dibandingkan dengan Indonesia yang adatnya masih sangat ketimuran, buku ini jelas tidak cocok untuk remaja kita. Di Barat sana mungkin memang buku ini bisa mendapat label "Young Adult" karena memang adatnya lebih berani(?) ya. kan memang nggak sedikit, anak-anak SMA di sana yang udah ngeh sama hubungan badan, ciuman, dan adegan-adegan intim lain. Lebih bebas pergaulannya juga :)

    Saya jujur menikmati review ini. Mbak Tari (panggilannya gini ya? hehe) menuturkan dengan baik ceritanya. Jadi makin penasaran lah si Gen itu iseng(?) ngapain lagi. Tapi mungkin untuk mereka yang kurang suka spoiler, sinopsis yang Mbak berikan lumayan panjang untuk ukuran mereka yang lebih suka dibuat penasaran lho :)

    Dan yah~ saya kecewa lho porsi Josh jadi terkorupsi. Padahal saya lebih ingin tahu perkembangan cerita Josh-Margot yang kandas (elaaahh bahasanya) di buku pertama. Berharap mereka kembali baikan dan bahagia :)

    BalasHapus
  33. Aku sich suka dengan novel ini dengan alur ceritanya. Kedekatan Lara Jean dengan 2 saudara perempuannya dan ayahnya. Dan cerita diawal yang dia suka sama 5 cowok sejak dia SMP. Pokoknya seru novel ini alur cerita dari novel yang pertama dan yang kedua sangat klop. Aku tidak sabar untuk menunggu buku dan cerita berikutnya.

    BalasHapus

Berikan komentarmu disini

 
;