Kamis, 07 September 2017

Review Buku: House of Secret #1 by Chris Columbus & Ned Vizzini

Judul: House of Secret #1
Penulis: Chris Columbus & Ned Vizzini
Penerbit: Noura Books
Penerjemah: Lulu Fitri Rahman
Cetakan ke-1; April 2015; 438 halaman
ISBN: 978 – 602 – 0989 – 46 – 4
Format ebook via iJak

Blurb
Rumah itu bertengger di tepi tebing menghadap langsung ke laut—tiga lantai bergaya Victoria dan di kelilingi pepohonan pinus. Mr. Dan Mrs. Walker hampir tak percaya akan keberuntungan mereka telah mendapatkannya dengan harga murah.
Lain halnya dengan Cordelia,Eleanor dan Brendan Walker yang langsung curiga ada sesuatu yang janggal di rumah itu. Bukan saja tua dan berbau lapuk , di sana mereka juga merasa seolah-olah ada yang mengawasi.
Kelebatan sosok misterius, patung malaikat yang bisa menjelma, perlahan semua keanehan rumah itu menampakan diri. Tiga bersaudara Walker pun harus melalui petualangan seru demi mengetahui kebenaran tentang rumah penuh rahasia itu.


Sinopsis

Suatu musibah menimpa keluarga Walker. Insiden memalukan sekaligus menghancurkan profesi Mr. Walker sebagai dokter bedah membuat mereka jatuh miskin. Mereka harus pindah dari rumah mereka dan mencari rumah yang baru. Beruntung sekali keluarga Walker menemukan rumah indah berserta isinya yang ternyata barang-barang antik dan mahal. Mencengangkannya lagi, harganya sangat murah. Jauh lebih murah dari rumah mereka yang dahulu. Bagi pasangan Walker, itu suatu berkah. Tapi anak-anak Walker menyadari sesuatu yang mencurigakan.

Keindahan dan kemewahan rumah itu menghilangkan sedikit kecurigaan. Sampai suatu hari mereka mendapat kunjungan dari seorang wanita tua botak jelek, yang ternyata adalah Dahlia Kristoff, anak dari Denver Kristoff, pendiri sekaligus pemilik rumah tersebut. Tidak terima rumah mereka di huni oleh keluarga walker, ia menciptakan pusaran angin yang menghempaskan keluarga Walker.

Saat anak-anak Walker terbangun, mereka berada di hutan yang tidak mereka kenali. Tanpa ayah dan ibu, mereka terisolasi di dunia yang tidak mereka ketahui.

Ditambah masalah, mereka tidak tahu bagaimana cara pulang ...


Review

Tema novel ini seperti Zathura. Tahu dong film yang dibintangi sama Josh, anak cowok favorit aku dan jadi cowok favorit aku ketika jadi Peeta Mellark di The Hunger Games (berasa emak-emak genit dch ya haha) .... balik ke review .... persamaannya dengan Zathura adalah petualangan mereka dari awal dan akhir selalu bersama-sama rumah yang mereka tempati. Pokoknya inti segala petualangan mereka berpusat di rumah tersebut. Selebihnya, berbeda. Jadi kalau sampai ada yang nyamain novel ini dengan Zathura, ih nyesal!! Coba baca dan kamu bakal tahu bedanya. Beda banget!!

Penulisnya nggak bertela-tele. Di bab awal kita langsung berpetualangan bersama anak-anak Walker. Biasanya kan novel fantasi itu dibuka dengan intro yang panjang dan pengenalan yang, bahkan pembaca belum tau kemana intinya. Disinilah daya tarik menurut aku. Karena ketika membuka halaman pertama, Penulis menghipnotis aku supaya tetap baca buku ini sampai selesai.

Ini fantasi dicampur petualangan yang instens sekali. Fantasi penulis memulai dari satu adegan ke adegan lain begitu nggak terduga. Begitu nggak bisa ditebak. Mulai dari rumah Walker yang dibawa ke negeri entah berantah, yang ternyata setelah diketahui adalah dunia  buku yang ditulis oleh Denver Kristoff, munculnya tokoh utama tambahan yang berasal dari salah satu buku Kristoff dan konflik yang menyertai mereka.

Petualangannya pun nggak nanggung-nanggung. Aku sampai terkesima sama petualangan yang disodorkan penulis. Begitu dewasa, begitu mencekam, begitu misterius bahkan begitu brutal. Beberapa adegan kematiannya begitu nggak cocok untuk disandangkan bahwa ini sebagai novel anak-anak.

Konfliknya adalah mereka harus mencari Kitab Petaka dan Hasrat yang bisa mengabulkan keinginan apa saja. Syaratnya kitab tersebut akan muncul di depan seseorang yang hanya mementingkan dirinya sendiri dan bersikap egois. Dahlia, si penyihir angin, tidak bisa menggunakan kitab itu karena disembunyikan ayahnya yang melihat obsesi putrinya yang terlalu berlebihan pada kitab itu. Maka dari itu Dahlia membawa anak-anak Walker untuk menemukan kitab tersebut.

Banyak kejutan!!!

Serius ini kejutannya bikin apa ya. Bikin nggak mau pindah-pindah. Mulai dari kejutan apa saja yang tersembunyi di rumah itu. Kekuatannya, serta sejarah-sejarah di dunia nyata yang dihubungkan dengan novel ini. Pokoknya asik lah. Nggak ngebosanin. Terus ternyata ada hubungannya lho kenapa keluarga Walker bisa pindah kesitu. Dan Walker punya sejarah yang kelam bersama Kristoff. Pokoknya ketika semua teka-teki terpecahkan, novel ini jadi lebih klop. Seperti melihat puzzle yang hampir keisi semua dan kita makin semangat nyari kepingannya buat dicocokin. Seperti itulah perasaan aku ketika membaca novel ini.

Karakter.

Ya Tuhan!! Aku beneran suka sama novel ini bahkan sampai karakternya yang super kece. Kita seperti dihadapkan pada sekumpulan anak-anak yang memiliki sifat-sifat saling bertolak belakang dan drama kakak adik yang biasa kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Mereka bertengkar, lalu baikan, lalu bekerja sama dan saling menjaga. Ada Cordelia tertua, hobi membaca. Brendan,tergesa-gesa tapi bersikap sebagai laki-laki yang harus menjaga saudara-saudra perempuannya. Eleanor yang disleksia, tapi memiliki sikap dewasa yang menggemaskan. Cara Penulis menyatukan mereka bertiga + pilot ganteng Will yang narsis bikin novel ini lebih dari sekedar wow

Aku kehilangan kata buat mendeskripsikan kelebihan novel ini. Mungkin karena petualangannya yang sedikit mencekam, makanya aku sangat antusias sama novel ini. Ditambah kelebihan-kelebihan yang sudah aku sebutkan di atas.

Endingnya ...

Hm...

Hal yang aku paling sebal dari fantasi adalah ada lanjutannya dari kisah ini. Meski buku ke-1 berakhir baik, ada tapi...  di akhirnya.

Well, udah nggak diragukan. AKU SUKA NOVEL INI.

Salah satu novel yang wajib jadi koleksi supaya bisa dibaca anakku nantinya.

Dan ya, kalian orang dewasa yang pengen coba-coba baca fantasi-petualangan, buku ini super cocok buat menemani kalian. Aku jamin kalian pasti suka ^^

Kalau nggak suka, jangan nyalahin aku ya hehe

***
Tulisan ini diikutsertakan dalam:
Proyek Baca Buku Perpustakaan 2017

Read & Review Challenge 2017 – Kategori Children Literature

G+

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentarmu disini

 
;