Kamis, 07 April 2016

[Review Buku] Double Spin Round by Miyashita Natsu dan Shoji Yukiya




Double Spin Round
oleh Miyashita Natsu dan Shoji Yukiya
penerbit Haru
Penerjemah: Andry Setiawan
Penyunting: Arumdyah Tyasayu
Design Cover : Chyntia Yanetha
Cetakan Pertama; Febuari 2016; 268 hlm
Rate 3 of 5

Siapa pun pasti punya rahasia.
Madoka dan Yuichi adalah kakak beradik dengan umur yang cukup jauh dan sifat yang bertolak belakang. Madoka masih duduk di bangku SD , sedangkan Yuici sudah SMA. Madoka menyukai Judo, sedangkan Yuichi adalah anggota band.
Keluarga mereka hidup baik-baik saja sampai Madoka menerima sebuah panggilan telepon dari orang yang tak dikenal.
Satu panggilan telepon mengubah keluarga yang tadinya baik-baik saja menjadi keluarga yang menyimpan rahasia satu sama lain.
Apa sebenarnya rahasia keluarga mereka?
***

Madoka adalah adik yang manis, memiliki kakak yang super keren dan seorang pemain band bernama Double Spin Round. Nama tersebut diambil dari dua pusaran rambut Madoka yang katanya membawa kebahagian.
“Dari dulu katanya orang yang punya dua pusaran rambut itu orang yang bahagia.” hal 6
Madoka dan Yuichi memiliki keluarga yang sempurna. Ayah dan ibu yang tidak pernah bertengkar dan kakek yang baik hati sekaligus tegas. Kehidupan mereka pun sempurna, meskipun mereka tidak kaya raya tapi mereka hidup berkecukupan. Karena selain dari pendapatan ayah, kakek juga membuka dojo dan klinik tulang di samping rumah mereka. Tidak ada yang lebih membahagian daripada berkumpul bersama keluarga. 

Dan hal yang paling Madoka banggakan adalah kakaknya. Begitu pula Yuichi yang sangat menyanyangi adiknya yang manis.
Kau tahu Madoka? Kakakmu ini, selalu berusaha agar tidak mengkhianati perasaanmu itu. hal 28
Suatu hari Madoka menerima telepon dari seseorang wanita bernama Ashida Nobuko. Ia mengaku sebagai teman lama ibu Madoka, tapi ibu Madoka tidak mengenal wanita tersebut. Dan Madoka pun melupakan sang penelpon tersebut.

Tapi di lain kesempatan, ada wanita bernama Ashida Nobuko yang menonton konser band Yuici dan menyukai band tersebut.
Ini kedua kalinya aku mendengar nama itu.
Ashida Nobuko-san?
Apa-apaan ini? hal 30
Apakah ini kebetulan?

Atau memang ada dua orang yang sama memiliki nama Ashida Nobuko?

Yang Madoka dan Yuici tahu, sejak nama itu muncul dalam kehidupan mereka, ada rahasia yang terendus oleh Madoka dan Yuici. Dan mereka berdua mencoba memecahkannya.

***

Pertama mau bilang, gemesss banget kalau punya adik cewek kayak Madoka. Gak cerewet, gak cengeng, kuat, tapi kadang-kadang bisa manja banget. Dan Yuichi juga jadi favorit aku disini. Mereka berdua memang tokoh utama yang menarik perhatian dengan sifat dan karakter masing-masing.

Yup, sudut pandang yang digunakan bergantian antara Yuici dan Madoka, jadi kita bisa tahu sifat masing-masing tokoh utama tersebut.

Tapi aku lebih suka sudut pandang Madoka, disitu aku lebih merasakan emosi dan perasaan Madoka sebagai anak perempuan yang selalu di anggap kuat karena ia menekuni Judo. Aku suka ketika Madoka merasa kesal selalu di kira bukan anak perempuan, bagaimana sifatnya yang kanak-kanak mudah ditebak oleh orang sekitar dan bagaimana ia mencoba tidak menangis saat ia merasakan perubahan sikap dari ibunya. Intinya aku lebih mengenal keluarga itu dari sudut pandang Madoka.

Sedangkan Yuici yang (mungkin) lebih dewasa dari Madoka, lebih cenderung menceritakan masalah yang membenaninya kepada teman-teman band-nya. Dan Yuichi pun lebih memusingkan masa depan band mereka. Seperti universitas, bagaimana band itu terus bertahan menjaga rahasianya sendiri. Untuk bagian Yuichi aku agak cenderung bosan bacanya. Tapi bagusnya, dari sudut pandang Yuichi, aku disuguhi analisis-analisis tentang rahasia yang sedang ditutupi oleh keluarganya.
Ah, kalau saja kami punya bakat yang hebat agar tidak perlu memikirkan itu semua. hal 35

Keluarga

Novel ini kan membicarakan rahasia keluarga yang berpusat pada ibu, tapi sayangnya, ibu tidak mendapat porsi yang begitu memuaskan disini. Semua karakter yang ada disini (ayah dan kakek) lebih banyak diceritakan oleh Madoka dan Yuici. Kemuculan Ishigo dan Ashida tepat pada waktunya. Memang terasa banget kebetulannya, tapi masih enak dicerna bacaannya.  

Interaksi Yuichi-Madoka pun sebagai saudara sangat akur. Yuichi jelas banget sayang sama Madoka dan membanggakan betapa manisnya adik ceweknya itu. Dan Yuichi merasa sedikit kehilangan saat tau adiknya bukanlah adik kecil yang dulu lagi.

Interaksi Madoka dan ibu bener bikin iri siapa pun. Pengen bangat bisa jadi ibu kayak Yukiko dan disayang semua orang. Ayah disini meski digambarkan serius, tapi menurut aku ayah adalah sosok yang luar biasa. Beliau menerima kekurangan ibu dan mampu membina keluarga tanpa ada pertengkaran sama sekali. Salut pokonya sama ayah dan kakek. Mereka gak ngungkit-ngungkit masa lalu ibu.

Intinya mereka kompak menjaga rahasia ibu.
Rasa nggak suka pada orang dewasa kan berbeda sama rasa nggak suka pada anak-anak. hal 71

Persahabatan

Persahabatan yang terjalin antara Madoka-Minami sangat manis. Begitu pula persahabatan antara Yuichi dan teman-teman se band-nya, lalu ada pertemanan erat antara ibu dengan seorang idol terkenal. Pertemenan yang paling bikin iri itu adalah pertemanan Yuichi dan teman-temannya.

Rasanya mengagumkan sekali melihat pertemenan mereka yang begitu erat dan di persatukan oleh kecintaan mereka akan band yang mereka bentuk. Aku menikmati sekali kegalauan mereka saat memutuskan untuk melanjutkan kuliah atau tidak. Terus kalau udah melanjutkan kuliah gimana, dan keteguhan mereka untuk band mereka Double Spin Round (DSR). Sampai-sampai mereka mikirin salah satu anggota band mereka yang tergolong kurang mampu untuk melanjutkan kuliah, padahal dengan kuliah di Tokyo impian untuk melebarkan musik mereka semakin besar. Pokonya pertemanan ini paling the best menurut aku.

“Kalau sampai kau menganggu keluarga salah satu anggota kami, tidak akan kami maafkan!” hal 74

Konflik

Konflik di sini termasuk sederhana kali ya. Sebuah rahasia yang udah ketebak kemana ceritanya. Cuma karena menggunakan sudut pandang dua orang, jadinya konflik “rahasia” ini berkembang menjadi agak bertele-tele. Pertama kita udah dengar dari sudut pandang Madoka, eh ternyata di ulang lagi di sudut pandang Yuichi. Belum lagi hampir seluruh alur cerita ini hanya di bawakan oleh Yuichi dan Madoka. Dengan alur maju tanpa ada memori yang bisa memperjelas ada apa sebenarnya.

Ending

Ending ini agak supsrise banget menurut aku. Bukan suprise ada kejadian wow di endingnya, gimana penyelesaian buku ini terbilang cukup unik. Inti dari ending ini semua orang punya rahasia, dan kita harus menghargainya. Aku sempat tersenyum juga sih pas baca ending, dan ngucap eh bener juga sih. Kan tema novel ini tentang rahasia haha

Ada rahasia yang disimpan Yuichi.

Ada rahasia yang disimpan Madoka.

Ada rahasia yang disimpan oleh ibu.
Rahasia yang tidak ingin aku katakan pada orang lain. Aku juga tidak ingin memastikannya. Rahasia keluarga. hal 255
Secara keseluruhan aku menyukai novel keluarga satu ini. banyak hal yang diajarkan pada kita. Bagaimana hubungan seorang anak dan ibu bisa renggang hanya sebuah rahasia dan bagaimana perasaan-perasaan orang lain saat melihat seolah-olah aku tidak tahu apa-apa. Sedangkan mereka tahu. Pokoknya rahasia itu memang hal yang menyebalkan kalau sampai terendus.

Novel ini aku rekomendasikan untuk segala usia dan segala kalangan. Bacaan yang wajib masuk dalam daftar bacaan sehari-hari.

Sampai jumpa di review selanjutnya ^^

G+

21 komentar:

  1. Novel tentang keluarga selalu membuatku baper. Boleh jadi novel ini akan masuk must-read-listku ke depan.

    BalasHapus
  2. Penggunaan POV 2 tokoh bagus sih, tapi kekurangannya memang tidak bisa mengeksplor bagaimana tokoh lain yang berperan penting dalam suatu cerita. Kesannya juga jadi subyektif.
    Tapi aku malah makin kepo dengan novel ini. Udah lama banget gak baca JLit, ah semoga dapat kesempatan untuk menguak rahasia ibu ini :)

    BalasHapus
  3. Wah! Meski berkali-kali membaca review #DSR, selalu saja menemukan hal yang baru mengenai novel ini. Di postingan kali ini selain mengupas mengenai keluarga Madoka dan Yuichi ternyata ada juga tentang persahabatan Madoka-Minami dan Yuichi dengan rekan2 ngebandnya.

    Bikin makin penasaran! Semoga saja dengan mengikuti GAnya, kali ini aku berjodoh sama #DSR secara... sudah berkali2 ikutan GAnya gak menang2 juga T__T

    BalasHapus
  4. duh jadi makin penasaran sebenernya rahasia macam apa yang disembunyiin sih. reviewnya sama sekali gak kasih clue nih *yaeyalah nanti gak seru lagi *plaakk xDD

    aku jarang baca J-lit. semoga dapet novel ini deh biar tau seasyik apa J-lit itu lewat Double Spin Round :D

    BalasHapus
  5. Ini review Double Spin Round pertama yang aku baca, lengkap banget reviewnya jadi tambah dihantui rasa penasaran sama novelnya>< Dari baca review yang aku tangkep ceritanya agak mainsteam tapi aku jarang baca novel dengan bertemakan keluarga. Minatku terbatas untuk membaca novel yang bertemakan seperti ini, tapi ketika membaca reviewnya "Wah, seru juga kayaknya!" Ohiya seharusnya review ini jika menggunakan kata yang tidak familiar seharusnya diberikan keterangan sedikit tentang kata tersebut, agar pembaca lancar jaya ketika membaca reviewnya tanpa mengerutkan kening dengan kata yang mereka belum ketahui. Seperti "dojo" direview ini tidak diberikan penjelaskan tentang kata tersebut.Satu lagi, masih ada typo dikata "membenaninya" mungkin maksudnya membebaninya kali yaa^^

    BalasHapus
  6. Jadi semakin penasaran dg novel ini. Apalagi dg sosok Madoka. Jujur sih, belum pernah baca novel yang sudut pandangnya diambil dari tokoh yang masih kecil seperti Madoka. Pengin membaca novel ini, banget. Apalagi dpt sedikit info lg dri review ini, kalau novel ini bertema rahasia beberapa tokohnya :D

    BalasHapus
  7. Bikin terharu huhu ��
    Setelah baca novel bertema keluarga beberapa minggu sebelum buku ini terbit, rasanya pengen baca novel lagi dg tema yg sama. Dan tadaaaa, terbitlah novel ini. Sinopsisnya menarik. Tentang keluarga, hal yang sedang menarik perhatianku beberapa bulan ini hihi. Tapi setelah baca review dari kakak, jadi agak bimbang sebenarnya untuk baca novel ini karena menurut kakak konflik ceritanya diulang-ulang. Tapi karena aku belum pernah kecewa dengan penerbit haru, jadi menurutku nggak ada salahnya buat baca novel ini haha. Thanks kak udah buat review ttg novel ini ^^

    BalasHapus
  8. Saya suka dengan tema keluarga yang diangkat, sebuah keluarga yang awalnya begitu harmonis dan saling terbuka mendadak saling menyimpan rahasia. Walaupun semua anggota berusaha bersikap sewajar mungkin, Madoka tetap merasa ada yang berubah dari anggota keluarganya. Temanya ringan, tapi bisa membuat saya bertanya-tanya tentang rahasia apa yang dimiliki oleh Ibu Madoka.

    Bagi semua yang sudah kena Haru Syndrom, novel Double Spin Round merupakan salah satu bacaan wajib yang kudu dimasukin daftar bacaan. Tema keluarga dan misteri yang berhasil diangkat pun sayang untuk dilewatkan.. ^_^

    BalasHapus
  9. Makin dibuat penasaran sama rahasia yang selama ini disembunyikan kedua orang tua Madoka dan Yuichi. Ngga ingin ketinggalan bisa baca buku ini :)

    BalasHapus
  10. Penasaran, bagaimana tokoh Madoka yang masih duduk di bangku SD dijadikan tokoh utama dalam novel. Biasanya cuma jadi tokoh tambahan aja.

    Jadi keinget foto yang sempat booming. Seorang artis korea yang sengaja mengabadikan setiap moment kebersamaannya bersama adik perempuannya. Artis korea itu bilang,kelak ia ingin calon pasangan adiknya tahu bahwa ia sangat menyayangi adiknya, dan berharap calon pasangan adiknya bisa menyayangi adik perempuannya sebagaimana rasa sayangnya. Ah, so sweeet banget.

    Di novel ini juga pasti banyak moment sweet antara kakak beradik ini seperti yang digambarkan dalam cover. Mungkin moment Yuichi bermain gitar, dan Madoka bernyanyi di tepi danau yang indah?

    BalasHapus
  11. Salah satu terbitan haru yang pengen banget aku baca, tetang misteri dalam keluarga, aku suka banget genre ini bikin kita menebak – nebak siapakah sebenarnya Aishida Nobuko, seperti komik detectif conan yang mengungkapkan miseri – misteri, pas banget ini buku buat bacaan perenungan tentang seorang gadis yang masih muda, tetapi bisa menyikapi masalah keluarganya dengan cukup bijaksana sesuai usianya bisa jadi pembelajaran buat kita yang sudah bisa dikatakan lebih dewasa ketimbang madoka..

    BalasHapus
  12. Wah membca review double spin round berkali-kali jadi semakin penasaran dengan novel ini.

    BalasHapus
  13. Jadi, novel ini semakin penuh dengan rahasia. Dari dulu aku suka baca J-Lit Haru, ceritanya unik dan mempunyai kesan tersendiri. Novel ini mampu mengangkat tema yang biasa namun menjadi luar biasa, karena konfliknya, tokohnya, dan sesuatu yang ngebuat orang-orang penasaran itu lho. Buktinya, sampe sekarang masih banyak kan yang mau ikutan giveawaynya, hehehe :p duh, penasaran banget deh sama novel yang satu ini. *harap-harap berjodoh*

    BalasHapus
  14. wahh... aku udah beberapa kali baca review novel ini, dan setelah baca review novel di blog ini aku jadi tambah penasaran apalagi novel ini bertena keluaga danjuga yg masing2 tokohnya mempunyai rahasia, yg menambah penasaranku terhadap novel ini.

    BalasHapus
  15. Ah, kalau saja kami punya bakat yang hebat agar tidak perlu memikirkan itu semua. – hal 35

    Kata-kata yang ini menurutku keren. Aku juga pernah berandai-andai, andaikan aku punya bakat dalam seni, aku tidak perlu memikirkan apapun ketika ada ujian praktek:"

    Aku masih penasaran dengan rahasia keluarga mereka, dan baru saja aku membaca, jika Madoka juga memiliki rahasia? Yuichi juga? Padahal aku sudah sering membaca beberapa review novel ini, tapi baru tahu sekarang:"

    Semoga double spin around berjodoh denganku, berjodoh dengan unyeng-unyeng dua yang berada di kepalaku:v

    BalasHapus
  16. pertama kali baca review-review Double Spin Round jiwa keracunan sinetronku sok menebak-nebak..

    ((jangan-jangan Nobuko itu ibu kandungnya Madoka??))
    hmm
    hmm
    hmm

    tapi daripada nebak-nebak mending baca langsung kan yaa..

    argh review-review yang bagus emang bikin rachuuuun >.<

    BalasHapus
  17. Penasaran dengan kisah Madoka & Yuichi bersama keluarganya. Udah banyak review ttg Double Spin Round yang bikin aku pengen banget bacanya.. Wish me luck!

    BalasHapus
  18. Novi Andriyani11 April 2016 09.16

    Suka sama novel yg bergenre seperti ini. Penasaran sama rahasia2 yg di sembunyikan. Dan Banyak juga pelajaran yg bisa diambil dari novel ini. Oiya dan novel ini masuk wishlist bacaanku hihihi :--D

    BalasHapus
  19. Rahasia memang selalu menarik untuk dibahas hohoho

    BalasHapus
  20. DSR komplit banget yaaak ;-;

    btw penasaran sama endingnya huaaa aku suka yang ada plot twist-nya gitu XD

    BalasHapus
  21. dan review ini pun semakin membuat saya berharap bisa mendapatkan novel ini...

    BalasHapus

Berikan komentarmu disini

 
;