Minggu, 03 Mei 2015

[Review Buku] Kumpulan Cerpen Love Story by Irin Sintriana & Asya Azalea

Love Story
by Irin Sintriana & Asya Azalea
Penerbit Media Pressindo
Penyunting: Gari Rakai Sambu
Cetakan ke-1; 2014; 216 Hlm
Desain cover by @maharmega
Rate 4 of 5


“Saat masih kecil, saya suka membaca dongeng. Dalam dongeng, kau bertemu Prince Charming, dia adalah segala yang Anda inginkan. Dalam dongeng, orang jahat sangat mudah ditemukan. Orang jahat selalu memakai jubah hitam, sehingga kau selalu tahu siapa dia. Lalu kau tumbuh dewasa, dan kau menyadari bahwa menemukan Prince Charming tak semudah yang kau bayangkan. Kau menyadari orang jahat selalu tidak memakai jubah hitam, dan dia sulit ditemukan, dia membuatmu tertawa, dan dia memiliki rambut yang sempurna,” Kata Taylor Swift
Mungkin, itu benar.
Rendilah yang selama ini ia anggap Prince Charming-nya. Rendi selalu bersikap manis padanya, membelikan setangkai bunga setiap kali datang mengajaknya berkencan. Mengiriminya pesan-pesan cinta sebelum tidur, juga membangunkan tidurnya setiap pagi lewat telepon.
Mengingat itu Naya tertawa, menertawakan dirinya sendiri. Seharusnya ia sadar, ia tidak tinggal di dunia dongeng. Jadi, bagaimana bisa ia menganggap Rendi sebagai Prince Charming-nya!
Ini bukanlah kisah Naya seorang. Ini juga bukan kumpulan dongeng yang lebih sering hidup dalam angan-angan. Ini hanyalah kumpulan kisah sederhana tentang masa lalu, tentang penyesalan, tentang keberanian untuk mengambil keputusan, tentang hati yang patah, serta tentang cinta yang baru ...
Buku ini berisikan kumpulan cerpen yang ceritanya diangkat dari lagu-lagu Taylor Swift. Ada 20 cerita pendek yang disajikan dan siap untuk menemani waktu santai bersama secangkir capuccino. Yang artinya, 10 cerpen  karya Mba Irin Sintriana dan 10 cerpen karya Mba Asya Azalea. 

1.      Kembali
Kisah cinta seorang gadis yang lebih memilih impiannya kuliah di Sydney, dan rela meninggalkan kekasih yang sangat mencintainya. Dan pada desember tahun selanjutnya, gadis itu pulang dengan niat berbaikan dengan kekasihnya. Dan saat itu ia sadar, bahwa desember kali ini semuanya berubah, termasuk hati seseorang.

2.      Hati Untuk Yang Patah Hati
Bercerita tentang Kay, mantan dari pihak pengantin pria, dan tentang Abel, mantan dari pengantin perempuan. Keduanya sama-sama memiliki niat untuk mengacaukan pernikahan mantan mereka. Justru keduanya menemukan cinta baru saat mantan mereka berbahagia dengan status suami istri yang sah.


3.      Mr. Super Busy
Nia gadis manis nan sederhana yang memiliki pacar super perfect sekaligus super sangat sibuk. Karena kesal janji terus diingkari, maka Nia punya inisiatif untuk mengerjai kekasihnya tersebut. Tapi malah Nia yang terjebak dalam situasi sulit ...

4.      Kutukan Gatal
Bella dalam keadaan bingung. Entah kenapa semua mantan yang pernah ia putuskan, lalu ia bakar fotonya, mendadak mereka akan terserang gatal-gatal seluruh badan. Ernest yang menyukai Bella sudah siap menerima konsekuensi apabila suatu hari nanti menyandang kata “Mantan Bella”, dan Ernet juga siap dengan pengakuan dosa yang selama ini telah ia lakukan.

5.      Apa kabar, kamu?
Cerita sederhana tentang Nara yang bimbang ingin menghubungi kekasihnya, Alven, setelah mereka putus beberapa waktu yang lalu. Alven yang masih merasa bersalah telah menyakiti Nara pun ragu untuk menghubungi mantan kekasihnya itu. Keduanya sama-sama bimbang. Walaupun begitu pasti ada seseorang yang harus mengalah duluan dan menanyakan “Apa kabar, kamu?”

6.      He is (not) Strangers
Adelia, janda kembang yang kembali pada hobinya memakai pakaian ala hipster berusaha mencoba melupakan kematian suaminya beberapa bulan yang lalu. Usaha teman-temannya untuk menghibur Adelia dengan membawanya ke sebuah night club. Tapi Adelia tercengang dan syok ketika keesokan harinya ia terbangun di ranjang yang ia yakini bukan miliknya.

7.      Kamu Harus Tahu
Pernah mencintai sahabatmu sendiri? Nah kali ini ada seorang gadis bernama Raya yang mencintai sahabatnya sendiri, Rian. Masalahnya cinta Raya bertepuk sebelah tangan, karena Rian memiliki tipe gadis yang mementingkan penampilannya, kebalikan dari Raya. Tapi percikan cemburu mengintai Rian ketika Raya berdekatan dengan cowok lain. Sebuah kemarahan yang tidak bisa Rian jelaskan pada dirinya sendiri. Apakah benar ia cemburu?

8.      Cinta di sisi Lain
Cinta sepihak selalu menyakitkan untuk diceritakan, begitu juga Diba ketika ia menyukai Andre dan ternyata laki-laki itu memiliki kekasih. Diba tidak menyadari bahkan mengabaikan ketika ada yang peduli padanya. Bahkan ketika Diba membuangnya ketempat sampah, ia masih berharap kebahagian Diba, walau itu bukan bersamanya.

9.      Hari ini
Kayla baru putus dengan Doni, dan dalam acara pernikahan Cindy, Kayla bertuga menjadi pagar ayu. Tentu saja Kayla menyadari bahwa dalam pesta nanti ia akan bertemu Doni,tapi sikap Doni seakan Kayla tidak ada. Di akhir pesta pernikahan, ada permainan yang mencari pasangan di dalam gelap, Kayla berharap ia pasangannya adalah Doni. Tapi saat melihat Doni bersama gadis lain, ia tahu harapannya pupus. Tapi siapakah pasangan Kayla?

10.  Mission Possible
Berkisah tentang saudara kembar yang memiliki ide paling gila. Itu anggapan Sinta saat mendengar Santi mengutarakan idenya untuk lari bersama pacarnya. Padahal hari itu adalah akad nikah Santi dan idenya adalah membuat Sinta menggantikan posisinya. Bagaimana nasib Sinta selanjutnya? 

 ***

Gimana setelah baca review 10 kisah dari buku Kumpulan Cerpen Love Story? Penasaran tentunya kan dengan 10 cerita selanjutnya. Aku jamin kalian pasti penasaran, soalnya ceritanya seru, asik dan ringan banget. Seringan kapas ... serius hehe 

Walaupun ada 20 cerita dalam buku ini, tapi kerennya tidak ada ceritanya yang sama. Padahal bikin cerita cinta itu susah, menurut aku. Karena tema cinta itu sempit, pintar-pintar penulis membuat pembacanya tidak bosan dengan cerita cinta yang disajikan. Dalam buku ini aku dapatin semuanya. Mulai dari ketegaran seorang cewek ditinggal kekasihnya selingkuh sampai cinta yang bersemi dengan orang yang tidak diduga. 

Ada beberapa cerita yang mengajarkan kita untuk menghargai apa itu cinta, dan bagaimana kita memandang cinta itu. Di judul “Cinta di sisi Lain” aku menemukan jenis cinta yang lain disini. Di judul “Kembali” mengajari aku untuk  menjaga cinta yang sudah ada. 

Kalau ngomongin cerita cinta pasti tidak jauh-jauh dari kata melankolis dan sifat sentimentil. Di buku ini tentu saja menyajikan hal itu, tapi dalam tahap yang wajar banget. Gak sampai melebih-lebihkan makna cinta. Jadi gak usah khawatir kalau dengar kata cinta itu, pasti bawaannya cengeng melulu. Aku bisa tersenyum, sedih, tertawa dan memasang wajah tanpa ekspresi ketika membaca buku ini

Aku memang butuh waktu 3 hari buat menyelesaikannya. Bukan karena tidak menarik, tapi aku bacanya pas pengen menghilangkan suntuk karena pekerjaan rumah dan akibat baca buku yang temanya berat banget, sampai-sampai musti mikir keras bacanya. Dan buku ini ampuh banget jadi obatnya, ditemani secangkir kopi, biskuit dan lampu belajar di kamar membuat aku merasa berada di duniaku sendiri. Sekali-kali aku tulis ringkasannya di laptop supaya tidak lupa untuk bikin reviewnya.

Mulai dari covernya. Jujur aja pink bukan warna favorit aku, dan cover buku ini pink-nya agak nge jreng di mata aku. Tapi pas lihat bagian dalamnya, aku suka warna pink soft-nya. Dalam hati ngomong gini “Ih cute banget ...”  Belum lagi setiap judul baru, itu desainya abstrak banget. Tapi enak di lihatnya. Ada juga pemisah antar adegan dalam satu cerpen cute-nya minta ampun. Bentuk hati dengan warna yang berbeda. Aku tidak menemukan typo di dalam buku ini. Font-nya juga ukurannya pas buat dibaca, gak bikin mata sakit karena kekecilan, atau kelihatan semak karena kegedean hehe. Jaraknya dengan batasan buku juga cukup lah buat mata nyaman. Soalnya aku suka risih dengan tulisan yang dengan batasan buku, bikin aku musti buka buku secara paksa. 

Itu maksud aku dengan pemisah adegan antar cerita. Imut banget kan hehe

Aku suka pink di bagian dalam buku daripada di cover. Kalau kamu gimana?

Intinya semua yang ada dalam buku ini membuat nyaman di mata dan tentunya nyaman di hati.

G+

2 komentar:

  1. belum pernah saya baca novel... jenuh banget soalnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Justru baca novel bisa hilangin jenuh :)

      Hapus

Berikan komentarmu disini

 
;